4 Mitos Lansia yang Salah yang Perlu Diketahui


Usia tua kerap terkait dengan masalah kesehatan. Namun, banyak mitos yang beredar mengenai kesehatan di usia senja. Lantas apa saja mitos lansia yang tidak benar?

Mitos Lansia yang Salah

Mitos 1: Penyakit adalah Bagian Normal dari Penuaan

Memang, risiko penyakit meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, banyak penyakit yang bisa dicegah dan dikelola dengan baik. 

Penuaan yang sehat bukanlah tentang bebas penyakit, melainkan tentang kualitas hidup yang baik.

Mitos 2: Lansia tidak Perlu Berolahraga

Olahraga sangat penting bagi lansia untuk menjaga kekuatan otot, tulang, keseimbangan, dan kesehatan jantung maupun otak. 

Aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko jatuh. Berolah raga dan beraktivitas  fisik secara teratur juga baik untuk kesehatan mental.

Mitos 3: Lansia Harus Banyak Beristirahat

Istirahat memang penting, namun terlalu banyak berbaring justru bisa memperburuk kondisi kesehatan. Aktivitas ringan dan sosialisasi tetap diperlukan.

Mitos 4: Semua Lansia Pikun

Tidak semua lansia mengalami demensia. Banyak lansia yang tetap memiliki daya ingat dan kemampuan kognitif yang baik.

Faktor yang Memengaruhi Kesehatan di Usia Tua

Sama seperti orang yang masih muda, kesehatan lansia juga sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor,  antara lain:

1. Gaya Hidup

Di usia berapapun, menjaga gaya hidup yang sehat akan berdampak positif pada kesehatan seseorang, terlebih untuk mereka yang lansia. 

Dengan menerapkan pola makan sehat, olahraga teratur, tidak merokok, dan mengelola stres dengan baik seorang lansia dapat menikmati umur panjang serta badan yang sehat.

2. Genetik

Tidak bisa dipungkiri, faktor genetik membuat seseorang lebih rentan mengalami penyakit tertentu. Misalnya memiliki genetik yang rentan terkena diabetes atau darah tinggi. 

Namun umumnya hal ini bisa dikendalikan dengan menerapkan gaya hidup yang sehat.

3. Lingkungan

Kualitas udara, paparan bahan kimia, dan akses terhadap layanan kesehatan juga memengaruhi kesehatan lansia. 

Karena itu agar tetap sehat ada baiknya tinggal di tempat yang memiliki kualitas udara yang bersih, paparan sinar matahari yang cukup, dan dekat dengan fasilitas kesehatan.

4. Kondisi Medis yang Sudah Ada

Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung dapat memengaruhi kesehatan di usia tua. Namun berbagai penyakit tadi dapat dikendalikan agar tidak menjadi berat dan tidak menimbulkan berbagai komplikasi.

Penyakit Umum yang Dialami Lansia

Seiring berlanjutnya usia, kesehatan seseorang memang cenderung menurun, terlebih jika tidak menerapkan gaya hidup sehat. 

Karena itu lansia lebih mudah terserang beberapa jenis penyakit dibandingkan orang muda. Beberapa penyakit umum yang sering dialami lansia antara lain:

●Penyakit Pembuluh Darah

Penyakit jantung koroner, stroke, dan hipertensi.

●Kanker

Kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker prostat.

●Penyakit Paru-paru

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan pneumonia.

●Diabetes Melitus

Penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi.

●Osteoporosis

Penyakit tulang yang menyebabkan penurunan kepadatan tulang  sehingga menjadi rapuh dan mudah patah.

●Demensia

Gangguan otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan perilaku.

Kesehatan di usia tua sangat bergantung pada gaya hidup dan perawatan yang tepat.

Dengan menjaga kesehatan sejak dini dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, Anda dapat menikmati masa tua yang aktif dan berkualitas.