Naturalisasi Jairo Riedewald Lebih Rumit dari Maarten Paes, PSSI Angkat Bendera Putih?


Anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengaku belum bisa memastikan apakah proses naturalisasi Jairo Riedewald akan tetap dilanjutkan atau tidak.

Menurut Arya, kendala administrasi membuat naturalisasi Riedewald jauh lebih rumit dibandingkan proses perpindahan kewarganegaraan dan federasi dari kiper, Maarten Paes.

“Jairo ini prosesnya lebih berat daripada Maarten Paes, lebih berat. Jadi bukan kami enggak mau (proses). Kami mau banget, tetapi ada masalah di sana. Secara administrasi lebih berat daripada Maarten Paes,” tutur Arya di Jakarta, dikutip Jumat (28/2/2025).

Asal tahu saja, naturalisasi Maarten Paes sempat bermasalah sehingga dibawa PSSI ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration of Sport CAS).

Penjaga gawang klub Amerika Serikat, FC Dallas itu diketahui sempat membela Timnas Belanda U-21 pada ajang Kualifikasi Piala Eropa U-21, 15 November 2020 lalu. Maarten Paes yang saat itu sudah menginjak usia 22 tahun saat memainkan laga melawan Belarusia U-21 selama 90 menit.

Akibat permasalahan tersebut Maarten Paes baru bisa melakoni debut saat Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi pada 6 September 2024. Padahal, Paes sudah mempunyai paspor Indonesia sejak 30 April 2024 atau enam bulan setelah ia mengucap sumpah setia sebagai WNI.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengonfirmasi naturalisasi Jairo Riedewald untuk Timnas Indonesia mengalami kebuntuan. Hal itu diakibatkan adanya kendala administrasi yang belum terselesaikan.

Daripada berisiko dipersoalkan, termasuk oleh FIFA, proses perpindahan kewarganegaraan Jairo Riedewald, yang saat ini membela klub Belgia, Royal Antwerp, diputuskan untuk ditunda sementara.

“Untuk Jairo, Pak Erick Thohir (Ketum PSSI) menyampaikan bahwa paperworks ada yang belum bisa, daripada bisa bermasalah di kemudian hari. Jadi memang diputuskan tidak diproses dahulu,” ujar Dito kepada awak media di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2025).

Dito sendiri tidak menjelaskan secara detail apa persoalan yang menghambat naturalisasi dari Riedewald.

Namun yang jelas, dengan keputusan ini, Riedewald dipastikan tidak akan bergabung dengan Timnas Indonesia dalam waktu dekat, termasuk pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran tiga melawan Australia dan Bahrain.

Selain itu, Dito juga meragukan kehadiran Riedewald saat Timnas Indonesia melakoni dua laga pamungkas melawan China dan Jepang di bulan Juni.

“Belum (bisa diproses untuk Maret hingga Juni),” jawab Dito singkat.

PSSI sendiri saat ini masih fokus pada proses naturalisasi pemain lain, seperti Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James, yang ditargetkan bisa segera memperkuat skuad Garuda dalam waktu dekat.