Amorim Galau Lihat 200 Karyawan MU Dipecat, Makan Siang Gratis Pun Dihapus


Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengungkapkan bahwa pemecatan sejumlah karyawan yang sedang terjadi di klub merupakan akibat langsung dari kinerja buruk tim di lapangan. 

Menurutnya, kesulitan yang dihadapi oleh klub, termasuk pemotongan sekitar 200 pekerjaan dan penghentian makan siang gratis untuk staf di kantin Old Trafford, tidak bisa dipisahkan dari kurangnya keberhasilan tim utama yang saat ini tengah bergelut dengan performa yang buruk.

Pada Senin (24/2) kemarin, Man United mengumumkan rencana untuk memecat hingga 200 karyawan, tambahan dari 250 karyawan yang kehilangan pekerjaan pada musim panas lalu. Hal ini terjadi di tengah kerugian yang diderita klub, yang tercatat lebih dari £300 juta dalam tiga tahun terakhir dan kini terpuruk di peringkat ke-15 Liga Premier, menjelang pertandingan melawan Ipswich Town.

Amorim, yang baru bergabung sebagai manajer pada November lalu, mengakui bahwa kesulitan klub tidak hanya dirasakan oleh staf, tetapi juga memengaruhi semangat tim. 

“Kami harus mengatasi semua masalah di klub, tetapi bagian penting dari situasi ini adalah memahami bagaimana kita bisa sampai di titik ini,” ungkap Amorim dikutip dari ESPN, Selasa (25/2). 

“Ini banyak berkaitan dengan kurangnya keberhasilan tim sepak bola karena kami adalah mesin utama dari setiap klub sepak bola,” lanjutnya.

Dia menambahkan, “Saya hanya ingin membantu klub di departemen saya, yaitu untuk memperbaiki tim dan pemain.” Sejak kedatangannya, Amorim mencatatkan rekor kurang menggembirakan dengan sembilan kekalahan dalam 22 pertandingan. Tim hanya menang satu kali dalam empat laga terakhir mereka.

Sumber-sumber yang dekat dengan klub juga menyebutkan bahwa moral di dalam tim merosot setelah Sir Jim Ratcliffe bergabung sebagai pemilik bersama tahun lalu. Berbagai langkah pemangkasan biaya yang luas telah memengaruhi atmosfer di dalam klub, sementara di lapangan, hasil buruk terus berlanjut.

Pada pertandingan mendatang melawan Ipswich, yang datang dengan lima kekalahan dari enam pertandingan terakhir mereka, Amorim berharap dapat memperbaiki rekor kandangnya yang baru mencatatkan dua kemenangan dari tujuh pertandingan di Old Trafford. 

“Sejak saya datang, saya berharap menang di setiap pertandingan kandang,” ujarnya. “Pendukung kami luar biasa dan Anda tidak merasakannya [tekanan ekstra]. Setiap kali Anda bermain di Old Trafford, Anda merasakan dukungan. Kami harus berpikir tentang pertandingan ini, ini adalah pertandingan baru, ini bisa menjadi cerita baru.”