Viral

Anggota Wantimpres Besuk Ade Armando, Kuatkan Keyakinan Publik Rezim Jokowi Pro Buzzer

Bukan rahasia umum lagi, publik menyematkan Ade Armando sebagai ‘buzzer peliharaan’ rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi). Status ‘buzzer peliharaan’ seolah kian kuat setelah Ade Armando menjadi korban pengeroyokan di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). Pasalnya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Putri K Wardhani hadir membesuk dosen Universitas Indonesia (UI) itu di Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi.

Dalam pengamatan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Iwan Sumule kedatangan anggota Wantimpres Putri K Wardhani membesuk Ade Armando itu memperlihatkan rezim atau pemerintahan Presiden Jokowi membeda-bedakan anak bangsa.

“Begitu juga dengan polisi, secepat kilat melakukan identifikasi dan menangkap pelaku pengeroyokan Ade Armando. Walaupun belakangan polisi meralat  yang bernama Abdul Manaf tidak terlibat pengeroyokan,” kata Iwan kepada Inilah.com, Kamis (14/4/2022).

Gubernur DKI, Anies Baswedan saat menjeguk Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia

Menurut Iwan, langkah perwakilan pemerintah yang responsif  itu tak  terlihat saat mahasiswa Al Azhar, Faisal Amir menjalani perawatan medis. Faisal mengalami luka berat saat ikut turun ke jalan menolak revisi UU KPK, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual , dan RUU KUHP di depan Gedung DPR, pada Selasa (24/9/2019) lalu. Kala itu, Faisal menjadi korban kekerasan, sehingga tempurung retak, pendarahan otak, dan patah tulang bahu. Kondisinya cukup parah, namun perhatian penguasa terhadapnya tidak sama seperti Ade Armando.

“Masih ingat kejadian menimpa Faisal Amir saat demo revisi UU KPK 2019 lalu? Jauh lebih buruk dari yang Ade Armando alami. Padahal sama, katanya Ade Armando datang ke barisan mahasiswa untuk ikut tolak Jokowi tiga periode, kan ikut demonstrasi juga,” kata Iwan.

ProDem Apresiasi Penjenguk Ade Armando

Meski demikian, lanjut Iwan, ProDem mengapresiasi semua pihak yang membesuk Ade Armando. Terlebih jika rasa empati bisa diberikan kepada semua anak bangsa. ProDem tetap menyayangkan tindak kekerasan yang menimpa Ade.

“Penganiayaan itu sangat kami sayangkan, walaupun kita tahu ketololan aja kenapa datang di tengah-tengah massa yang sedang terbakar emosinya,” tutup Iwan.

Sebelumnya, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, Ade Armando menjadi korban kekerasan saat demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR pada Senin (11/4/2022). Massa aksi memukuli Ade Armando hingga tersungkur ke tanah.

Ia menderita luka serius di bagian wajah, kepala, dan sekujur badannya. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan ada pendarahan dalam di bagian kepala. [yud]

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Willi Nafie

Jurnalis, setia melakukan perkara yang kecil untuk temukan hal yang besar
Back to top button