Banyak yang Masih Terjebak Reruntuhan Gedung di Thailand, Tim SAR Punya Waktu 72 Jam


Tim SAR telah menemukan tanda-tanda kehidupan di bawah reruntuhan gedung pencakar langit setinggi 33 lantai di Bangkok, Thailand, yang ambruk akibat gempa dahsyat Myanmar.

Sekitar 15 orang terjebak di bawah puing-puing gedung bertingkat tinggi yang sedang dalam tahap pembangunan.

Media Thailand melaporkan, korban yang terjebak di bawah puing-puing berada dalam kelompok yang terdiri dari tiga sampai tujuh orang.

Suriyachai Rawiwan, direktur organisasi bantuan bencana nasional, mengatakan bahwa tim SAR sedang berusaha untuk membawa air dan makanan kepada mereka.

Namun, beberapa korban yang selamat terjebak beberapa meter di bawah permukaan tanah.

“Kami memiliki waktu sekitar 72 jam untuk menolong mereka karena itulah perkiraan waktu seseorang dapat bertahan hidup tanpa air dan makanan,” ujar Rawiwan, menurut stasiun radio Thailand PBS, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (29/3/2025).

Masih belum jelas berapa banyak korban yang terkubur di bawah reruntuhan.

Orang-orang banyak menunggu di luar lokasi untuk mendapatkan kabar tentang kerabat mereka. Polisi setempat telah meminta masyarakat untuk menghindari berkumpul di gedung tersebut agar tidak menghalangi upaya penyelamatan yang melibatkan alat berat.

post-cover
Petugas tim SAR Thailand membawa jenazah yang berhasil dievakuasi dari gedung ambruk di Bangkok akibat gempa dahsyat yang berpusat di Myanmar pada Jumat (28/3/2025). (Foto: Associated Press/Titti Wannamontha)

Sementara di pusat gempa, yakni Myanmar, jumlah korban tewas kini tercatat mencapai 1.644 orang dengan 3.408 lainnya mengalami luka-luka.

Sebuah pernyataan dari tim informasi junta militer, penguasa Myanmar, mengatakan bahwa setidaknya 139 orang masih hilang setelah gempa dahsyat yang terjadi Jumat (28/3/2025) siang itu.

Dikabarkan sebelumnya gempa bumi dahsyat tersebut telah menghancurkan jalan-jalan, merobohkan monumen-monumen keagamaan hingga menghancurkan gedung-gedung bertingkat di Myanmar.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 cukup kuat hingga merobohkan gedung 33 lantai yang sedang dibangun nyaris 1.000 kilometer jauhnya di Bangkok, Thailand.

Gempa tersebut merupakan gempa bumi ketiga terbesar yang pernah mengguncang kawasan itu dalam seabad terakhir, dan analisis Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menempatkan episentrumnya hanya 10 mil dari jantung Mandalay, kota berpenduduk sekitar 1,5 juta orang.