Inersia

Bukapangan Galakkan Penyuluhan Sadar Protein demi Cegah Stunting

Dalam mencegah kasus stunting yang kian meningkat, Bukapangan ikut turun tangan. Presiden Direktur Bukapangan, Mirah Hartika menyampaikan bahwa pihaknya melakukan program edukasi dan literasi kepada lapisan masyarakat.

“Jadi kami, Lembaga Amil Zakat Nasional yayasan wakaf Djalaluddin Pane ini dan melakukan program-program dengan para petani terkait pangan,” kata Mirah saat ditemui si Bale Nusa, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Melihat permasalahan stunting yang sedang viral, mirah menjelaskan bahwa perlunya Edukasi di hulu. Misalnya pada ibu hamil, sejak janin dalam kandungan perlu adanya penyuluhan cukup protein.

Adapun alternatif protein hewani selain yang disarankan seperti telur,ikan dan ayam. Mirah juga menyarankan untuk mengonsumsi Tempe.

“Yang gak jauh-jauh ya tempe, ternyata penelitian tempe itu ada 20% protein. Tempe adalah makanan mudah murah dan nyaman, akrab di lidah Indonesia nah kita ajarkan juga pada usia-usia anak dan ibu hamil mengenai kasus yang sedang hangat ini ya,” paparnya.

Sementara itu, ia membeberkan bahwa prevelensi kasus stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen dimana tidak jauh dari persoalan pangan. Maka dari itu, Laznas yayasan wakaf Djalaludin Pane ini mengadakan program distribusi pangan untuk mencegah stunting di Indonesia.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button