Inersia

Demi Kesehatan, Permintaan Alternatif Daging Bergizi Meningkat

Minggu, 03 Jul 2022 – 19:09 WIB

Solusi plant-based Radicle by Kerry dinilai dapat memenuhi permintaan konsumen Indonesia terhadap makanan alternatif daging

Perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan dampak lingkungan mendorong konsumen untuk mencari alternatif pengganti daging dengan makanan yang berbasis nabati (plant-based).

Saat ini, pasar daging alternatif dunia diperkirakan mencapai US$9,5 miliar pada tahun 2023 dengan Asia yang menjadi daerah terbesar kedua di dunia untuk alternatif daging berbasis nabati.

Di Indonesia, masyarakat mulai melirik makanan tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis F&B di Indonesia yang fokus pada makanan plant- based sebagai bukti adanya pasar untuk bisnis ini.

Solusi plant-based Radicle by Kerry dinilai dapat memenuhi permintaan konsumen Indonesia yang kian meningkat terhadap makanan alternatif daging dan produk olahan susu

Senior Strategic Manager Plant-based, Kerry APMEA, Jie Ying Lee mengatakan 67 persen konsumen di Indonesia menyatakan minatnya pada produk plant- based, dengan 50 persen bersedia mengonsumsinya secara teratur.

Namun, 60 persen konsumen mengharapkan produk plant-based dapat ditawarkan dengan harga yang bersaing dengan produk daging.

“Rasa menjadi alasan nomor satu dalam keputusan pembelian. Konsumen menginginkan produk plant-based yang sesuai dengan rasa dan tekstur daging namun dengan nutrisi yang lebih baik, diproduksi secara berkelanjutan, dan terjangkau,” katanya.

Meski demikian, banyak produk plant- based yang ada saat ini justru tidak memenuhi harapan mereka, terutama dalam hal rasa, dengan 70 persen konsumen di Asia Pasifik mengatakan bahwa rasa dan tekstur produk plant-based tidak sesuai dengan daging asli.

Sementara itu, Indonesia, Senior Marketing Manager Kerry Indonesia Rizki Adriyan menambahkan, dengan meningkatnya minat konsumen terhadap alternatif daging, Indonesia menghadirkan peluang dinamis bagi perusahaan maupun merek untuk memanfaatkan permintaan yang meningkat dengan menciptakan makanan plant-based yang inovatif, bergizi, dan enak.

“Makanan plant-based yang inovatif, bergizi, dan enak yang bisa menjadi pilihan konsumen, bukan hanya sekedar alternatif,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Marketing Director Kerry Asia Tenggara, Josh Strong. Ia menilai, sebagai bagian dari komitmen Kerry terhadap perkembangan perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang lebih inovatif, Kerry menambah investasi barunya di Indonesia dengan membangun pabrik perasa makanan yang otentik di Karawang yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan keandalan dan kecepatan.

“Sebagai fasilitas yang canggih, Kerry berkomitmen untuk mengikuti selera lokal yang tidak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga di seluruh Asia Tenggara

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button