Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans, kembali menanggapi kemungkinan dirinya dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Dalam wawancara terbaru dengan Voetbal Primeur (VP), Jonathans mengungkap bahwa PSSI sudah lama menunjukkan minat kepadanya, bahkan sejak ia masih berusia 16 tahun.
Saat itu, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, dan PSSI berupaya membawanya masuk ke dalam proyek Timnas. Namun, Jonathans yang saat itu masih bermain untuk Timnas Belanda U-18 memilih untuk tidak mengambil keputusan karena ingin fokus mengembangkan kariernya.
“Saat itu ada Piala Dunia, mereka (PSSI) ingin saya bergabung. Tapi saya masih bermain untuk Timnas Belanda U-18, jadi saya belum ingin mengambil keputusan,” ujar Jonathans.
Selain faktor komitmen dengan Belanda, pemain berusia 20 tahun ini juga mengungkapkan bahwa jarak yang jauh antara Belanda dan Indonesia menjadi pertimbangan lain mengapa ia belum siap mengambil langkah besar tersebut.
Belum Tutup Pintu, Tapi Ingin Fokus di Klub
Meski menolak di masa lalu, Jonathans menegaskan bahwa ia tidak menutup pintu untuk membela tanah leluhurnya di masa depan. Ia memilih bersabar dan fokus pada kariernya di level klub sebelum mengambil keputusan penting terkait tim nasional mana yang ingin ia bela.
“Belum lama ini, mereka (PSSI) kembali menghubungi saya. Saat di Vitesse, performa saya mulai meningkat, tetapi saya belum akan mengambil keputusan sekarang. Saya biarkan semuanya mengalir,” ujarnya.
Jika Jonathans bergabung, kehadirannya bisa menjadi tambahan berharga bagi pelatih Patrick Kluivert dalam upaya membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
PSSI Masih Menunggu, Erick Thohir Berharap Jonathans Bergabung
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengakui bahwa pihaknya masih berharap Miliano Jonathans bersedia memperkuat Timnas Indonesia. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret terkait proses naturalisasi.
“Belum (naturalisasi Miliano Jonathans-red). Belum, maunya iya. Kalau dia gabung, waduh,” kata Erick Thohir di GBK Arena, Jakarta, Sabtu (22/2/2025).
Saat ini, PSSI lebih fokus menyelesaikan naturalisasi tiga pemain lain, yakni:
- Emil Audero (Palermo – Italia) → Bakal menjadi pesaing kiper utama Maarten Paes.
- Joey Pelupessy (Lommel SK – Belgia) → Gelandang berdarah Maluku ini bisa menambah kualitas lini tengah.
- Dean James (Go Ahead Eagles – Belanda) → Bek kiri yang memiliki darah Semarang dan Surabaya ini dinilai penting untuk memperkuat sektor pertahanan.
Menanti Keputusan Jonathans
Dengan usianya yang masih 20 tahun dan karier yang mulai menanjak di Eropa, Jonathans memiliki waktu untuk berpikir. Namun, apakah ia akan mengikuti jejak pemain keturunan lainnya yang memilih membela Indonesia?