H+4 Lebaran, 234.752 Kendaraan Masuk Jakarta


Sedikitnya 234.752 kendaraan telah masuk ke wilayah Jakarta saat memasuki H+4 Lebaran atau Jumat (5/4/2025) melalui empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.

“Data tersebut menunjukkan tingginya volume kendaraan yang kembali ke arah Jakarta, mengindikasikan arus balik Lebaran yang mulai meningkat,” kata Jubir Satgas Humas Operasi Ketupat, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Sabtu (5/4/2025).

Jansen merinci total volume kendaraan yang masuk dan keluar Jakarta berdasarkan data dari keempat gerbang tol utama pada Jumat (4/4/2025), sebagai berikut:

A. Total Kendaraan Keluar Jakarta:
1. GT Cikampek Utama: 20.673
2. GT Cikupa: 44.042
3. GT Ciawi: 40.004
4. GT Kalihurip Utama: 37.353

Total: 142.072 kendaraan

B. Total Kendaraan Masuk Jakarta:
1. GT Cikampek Utama: 88.008
2. GT Cikupa: 52.045
3. GT Ciawi: 44.031
4. GT Kalihurip Utama: 50.668

Total: 234.752 kendaraan

Jansen juga menyampaikan bahwa berbagai rekayasa lalu lintas telah diterapkan untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus mudik dan balik.

Pada 4 April 2025, tercatat tujuh kali rekayasa lalu lintas, terdiri dari tiga kali contraflow dan empat kali one way.

Berikut rincian rekayasa lalu lintas yang diterapkan:
1. Pukul 15.30 WIB, dilakukan rekayasa one way secara sepenggal dari Simpang Ratu menuju GT Parung Kuda Tol Bocimi.
2. Pukul 16.00 WIB, diterapkan contraflow di Tol Cikampek jalur B (arah Jakarta) dari KM 70 hingga KM 47 dengan dua lajur.
3. Pukul 16.20 WIB, diberlakukan rekayasa one way dari KM 219 Tol Kanci hingga KM 70 Tol Cikampek.
4. Pukul 17.15 WIB, contraflow dilakukan dari KM 390 hingga KM 385 Tol Semarang–Batang.
5. Pukul 20.04 WIB, dilaksanakan rekayasa one way lokal dari GT Kalikangkung KM 414 hingga KM 248 Tol Kanci–Pejagan.
6. Pukul 22.22 WIB, contraflow di Tol Cikampek arah Jakarta diperpanjang dari KM 70 hingga KM 36 dengan dua lajur.
7. Pukul 23.02 WIB, kembali diberlakukan rekayasa one way dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cikampek.

Selain itu, Jansen menginformasikan mengenai pembatasan operasional kendaraan berat. Karena kendaraan dengan sumbu tiga ke atas dilarang beroperasi selama periode 24 Maret hingga 8 April 2025, dengan pengecualian bagi kendaraan logistik yang membawa kebutuhan esensial seperti ternak hidup, uang, kebutuhan pokok, serta hantaran khusus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang akan atau sedang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025 agar memastikan kondisi fisik tetap prima, memeriksa kelayakan kendaraan, menjaga jarak aman, dan tetap fokus selama berkendara.

“Pentingnya memanfaatkan rest area untuk beristirahat dan memastikan saldo uang elektronik mencukupi guna menghindari hambatan saat transaksi di gerbang tol,” tandasnya.