Inersia

Hasil Studi: Korban Kekerasan Seksual Alami Gangguan Kecemasan hingga Upaya Bunuh Diri

Saat ini ramai kasus pemerkosaan terhadap santriwati oleh gurunya sendiri. Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar 12 santriwati yang diperkosa sejak 2016-2021 di daerah Cibiru, Bandung.

Belum usai kasus tersebut, kini muncul kasus serupa di daerah Tasik. Dua orang Santriwati pesantren di Tasik mengaku dicabuli oleh pengurus pondok pesantren. Para korban kekerasan seksual dikabarkan mentalnya terguncang.

Sebuah hasil studi mengungkapkan para korban kekerasan seksual alami gangguan kecemasan hingga upaya bunuh diri.

Korban mengalami efek psikologis yang cukup dalam dari kejadian pelecehan seksual.

Bagi korban pelecehan seksual, dampaknya tidak hanya berakhir ketika efek fisiknya sembuh.

Seperti dikutip dari banyanmentalhealth, Jakarta, Jumat, (10/12/2021), korban kekerasan seksual memiliki ingatan tentang peristiwa traumatis yang dapat menghantui mereka. Hal ini juga dapat menyebabkan efek yang merugikan dan bertahan cukup lama pada kesehatan mentalnya.

Apakah Anda sendiri seorang penyintas atau mengenal seseorang yang telah menjadi korban?

Sangat penting juga untuk mengenali dan mengatasi efek psikologis dari kekerasan seksual.

Dari para korban kekerasan seksual tersebut, sebagian besar akan mengalami semacam efek negatif pada kesehatan mental mereka.

Sebuah survei yang berfokus pada gadis remaja yang telah mengalami pelecehan seksual menemukan bahwa setelah beberapa bulan setelah peristiwa tersebut, 80 persen dari mereka mengalami satu gangguan kesehatan mental dan 55 persen memiliki setidaknya dua gangguan kesehatan mental.

Beberapa efek psikologis yang paling umum dialami korban kekerasan seksual meliputi:

1. Perasaan malu atau bersalah
2. Isolasi atau penarikan sosial
3. Masalah tidur
4. Gangguan Makan
5. Kilas balik atau mimpi buruk
6. Menghindari tempat/hal tertentu yang berhubungan dengan acara
7. Gangguan kecemasan
8. Depresi dan pikiran atau tindakan bunuh diri

Sayangnya, sebagian besar korban akan mengalami efek ini dalam beberapa kapasitas.

Sementara banyak efek psikologis umum dari serangan seksual termasuk perasaan malu, bersalah, atau takut, emosi ini mungkin lebih cepat berlalu dan membaik seiring berjalannya waktu.
Dalam banyak kasus lain, efeknya lebih parah. Satu studi menemukan bahwa korban secara signifikan lebih mungkin mengalami gangguan kecemasan, gangguan makan, gangguan tidur, depresi, dan upaya bunuh diri daripada populasi rata-rata.

Tanpa perawatan kesehatan mental profesional, hal itu dapat menyebabkan hasil yang tidak maksimal.

Beberapa orang bahkan mungkin mengembangkan gangguan penyalahgunaan zat sebagai cara untuk melepaskan diri dari perasaan berlebihan mereka atau sebagai cara untuk mencoba mengatasinya.

Tidak masalah jika orang yang Anda cintai mengalami efek psikologis dari serangan seksual atau Anda sedang berjuang dengan depresi kronis, Anda tidak boleh mengabaikan kesehatan mental Anda.

 

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Mia Umi Kartikawati

Redaktur, traveller, penikmat senja, musik, film, a jurnalist, content creator enthusiast, food lovers, a mom who really love kids. Terus belajar untuk berbagi dan bersyukur dalam jalani hidup agar bisa mendapat berkah.
Back to top button