Bisnis

Inilah Saham-saham Pilihan Jumat, 23 September 2022

Jumat, 23 Sep 2022 – 07:40 WIB

(Foto: Inilah.com/Didik Setiawan)

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (23/9/2022) berpeluang melemah lantaran penurunan di Wall Street, harga komoditas, dan nilai tukar rupiah. Inilah saham-saham pilihannya.

“Seberapa dalam rupiah akan melemah?” tanya Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Jumat (23/9/2022) pagi.

Nampaknya, kata dia, tekanan jual di Wall Street belum berakhir. “Padahal, setelah pengumuman kenaikan kenaikan suku bunga acuan The Fed (FFR), Wall Street dilanda tekanan jual beberapa hari sebelumnya,” ujarnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) kembali terjungkal di hari Kamis sebesar 0,35% akibat kekhawatiran investor bahwa AS akan masuk ke dalam jurang resesi. “Itu akibat agresivitas The Fed menaikkan suku bunga,” ucapnya.

The Fed diperkirakan akan kembali menaikkan FFR sekitar 125 bps (1,25%) di dua pertemuan The Fed hingga akhir tahun 2022. “Ini juga akan berlanjut di mana The Fed menaikkan FFR hingga 4,6% di tahun 2023,” tuturnya.

Sentimen dari faktor kejatuhan Indeks DJIA dikombinasikan dengan turunnya harga beberapa komoditas. Harga batu bara turun tajam 6,10%, emas 0,17%, nikel 1,81% serta kembali naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun yang sudah berada dilevel 3,71%.

Hal itu terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang saat ini sudah bercokol di level 15.020 per dolar AS. Padahal, Bank Indonesia secara tidak terduga menaikkan suku bunga acuan 7DRR sebesar 50 bps.

“Semua faktor itu berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Jumat ini,” ungkap dia. Secara teknikal, support IHSG berada di 7.152 dan resistance di 7.255.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dalam kisaran support 1.800 dan resistance 1.990. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.895 dengan target harga di 1.990 dan stop-loss di 1.800.
  2. PT Harum Energy Tbk (HRUM) dalam kisaran support 1.850 dan resistance 2.040. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.940 dengan target harga 2.040 dan stop-loss di 1.850.
  3. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dalam kisaran support 2.350 dan resistance 2.600. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 2.470 dengan target harga di 2.600 dan stop-loss di 2.350.
  4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dalam kisaran support 6.325 dan resistance 7.000. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.650 dengan target harga di 7.000 dan stop-loss di 6.325.
  5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dalam kisaran support 1.740 dan resistance 1.930. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 1.835 dengan target harga 1.930 dan stop-loss di 1.740.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button