Bisnis

Inilah Saham-Saham Pilihan Kamis, 6 Oktober 2022

Kamis, 06 Okt 2022 – 08:07 WIB

Mungkin anda suka

(Foto: Inilah.com/Didik Setiawan)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (6/10/2022) berpeluang melemah terutama lantaran sentimen negatif dari eksternal, yakni ekspektasi kenaikan suku bunga agresif The Fed. Inilah saham-saham pilihannya.

“Akankah The Fed Menaikkan suku bunga acuan FFR sebesar 75 bps pada 1-2 November Mendatang?” tanya Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Ia menjelaskan, setelah selama 2 hari perdagangan Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat tajam 1.618 poin atau 5,46%, akhirnya di hari ke 3 laju penguatan DJIA terhenti. “Ini setelah ditutup turun sebesar 0,14%,” ujarnya.

Hal itu merespons released data US private employers bulan September yang menunjukkan penguatan. “Sehingga, kembali memunculkan perkiraan The Fed akan kembali menaikkan FFR sebesar 75 bps dalam pertemuan The Fed pada tanggal 1-2 November mendatang,” ungkap dia.

Sentimen kejatuhan DJIA dikombinasikan dengan pelemahan iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) sebesar 1,58%. “Padahal, IHSG ditutup menguat kemarin,” ucapnya.

Begitu juga dengan turunnya harga beberapa komoditas, seperti harga batu bara yang turun di hari ke-6 sebesar 1,04% dan harga emas turun 0,82%. Hal ini terjadi di tengah kembali naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun sebesar 3,3% di level 3.755%.

Kondisi itu diperparah dengan kembali menguatnya dolar AS di mana USD Indeks naik ke level 111.120 dan membuat rupiah diperkirakan akan kembali melemah Kamis ini. Rupiah berpeluang melemah dalam kisaran 15.160-15.250.

Semua itu, ditegaskan Edwin, berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Indonesia Kamis ini. “IHSG memiliki support di 7.037 dan resistance 7.113,” imbuhnya.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan dilihat dari indikator teknikal dan bandarmologi sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dalam kisaran support 6.400 dan resistance 7.050. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.725. target harga 7.050 dan stop-loss di 6.400.
  2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam kisaran support 230 dan resistance 255. Indikator teknikal menunjukkan sinyal neutral. Rekomendasi beli di 242 dengan target harga di 255 dan stop-loss di 230.
  3. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dalam kisaran support 1.345 dan resistance 1.485. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 1.415 dengan target harga di 1.485 dan stop-loss di 1.345.
  4. PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) dalam kisaran support 8.675 dan resistance 9.600. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 9.125 dengan target harga di 9.600 dan stop-loss di 8.675.
  5. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dalam kisaran support 2.620 dan resistance 2.900. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 2.760 dengan target harga di 2.900 dan stop-loss di 2.620.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button