Bisnis

Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 8 Agustus 2022

Senin, 08 Agu 2022 – 07:32 WIB

(Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat awal pekan ini seiring kenaikan indeks di Wall Street dan beberapa harga komoditas. Namun, penurunan beberapa komoditas lainnya dapat jadi tekanan negatif. Inilah saham-saham pilihannya.

Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sepekan lalu IHSG menguat sebesar 1,92%. “Akan tetapi, penguatan itu disertai dengan net sell foreign investor cukup besar yakni Rp4,23 triliun,” katanya dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Senin (8/8/2022).

Di awal pekan ini, ia memperkirakan, ada peluang IHSG menguat. Peluang tersebut didorong beberapa katalis. “Salah satunya naiknya Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebesar 0,23%,” ujarnya.

Begitu juga dengan naiknya harga beberapa komoditas, seperti crude palm oil (CPO) yang naik 2%, nikel 0,82% dan timah 1,24%. “Itu terjadi di tengah penguatan rupiah terhadap dolar AS serta turunnya yield obligasi Indonesia tenor 10 tahun ke level 7.257%,” ucapnya.

Di lain pihak, investor perlu mewaspadai peluang terjadinya aksi profit taking atas saham berbasis batu bara, minyak dan emas seiring turunnya harga komoditas tersebut.

Harga batu bara turun cukup tajam di hari ketiga sebesar 5%. “Sehingga, selama 3 hari harga Coal turun tajam sebesar 12,93%,” ungkap dia.

Sementara harga minyak turun tipis 0,01% di hari kelima dan emas turun sebesar 0,80%. “IHSG berpeluang menguat dalam kisaran support di 7.057 dan resistance di 7.119,” ucapnya.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dalam kisaran support 4.430 dan resistance 4.870. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy dan overbought. Rekomendasi beli di 4.650 dengan target harga di 4.870 dan stop-loss di 4.430.
  2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dalam kisaran support 6.450 dan resistance 7.150. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.800 dengan target harga di 7.150 dan stop-loss di 6.450.
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dalam kisaran support 7.475 dan resistance 8.275. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy dan overbought. Rekomendasi beli di 7.875 dengan target harga di 8.275 dan stop-loss di 7.475.
  4. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dalam kisaran support 1.440 dan resistance 1.590. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.515 dengan target harga 1.590 dan stop-loss di 1.440.
  5. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dalam kisaran support 1.840 dan resistance 2.040. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.940 dengan target harga di 2.040 dan stop-loss di 1.840.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button