Inersia

Ketahui 4 Tanda Kesehatan Mental Anda Tidak Terganggu

Kamis, 29 Sep 2022 – 17:21 WIB

Dokumentasi Inilah.com/ Mia Umi Kartikawati

Kesehatan mental atau mental health menjadi kosa kata yang paling sering diucapkan dalam dua tahun belakangan ini. Menurut psikolog Irma Gustiana, semenjak pandemi COVID-19 menyerang dunia, kosa kata mental health menjadi hal yang paling populer dibicarakan masyarakat.

“Kepedulian menjadi sangat tinggi tentang kesehatan mental, namun pada akhirnya jadi meningkat ke arah mendiagnosa diri sendiri tentang kesehatan mental dan banyak sekali informasi yang tersebar di sosial media. Kalau diatasi dengan tidak tepat akan menjadi bahaya,” kata Irma Gustiana saat ditemui di acara Parenting Talkshow yang digelar farah.id yang bertema “Darurat Kesehatan Mental Bagi Remaja, Mengapa Kian Rentan?” di hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (29/09/2022).

Bicara soal kesehatan mental, merujuk pada hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menggambarkan kondisi di Indonesia.

Hasil riset menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Selain itu berdasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri, serta 47,7 persen korban bunuh diri adalah pada usia 10-39 tahun yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif.

Agar jumlah orang yang memiliki gangguan mental tidak semakin bertambah. Perlu diketahui, ada empat tanda kesehatan mental menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang harus dimiliki seseorang agar tidak mengalami gangguan mental sebagai berikut:

  1. Kondisi dari kesejahteraan yang disadari seseorang
  2. Bisa mengatasi diri sendiri terutama mengelola stres
  3. Sadar memiliki kemampuan secara individu bekerja dan produktif
  4. Mampu berkontribusi dan menghasilkan serta dapat berperan dalam lingkungan di sekitar.

Tanda-tanda kesehatan mental Anda terganggu

Ada tiga golongan yang sangat rentan dengan gangguan kesehatan mental. Mereka adalah ibu, anak, dan remaja.

“Kalau ibunya stres, anaknya juga bisa lebih stres yang luar biasa. Jika bisa mendeteksi gangguan kesehatan mental sejak awal, itu adalah hal yang lebih baik,” tambah Irma.

Pada anak, lanjut Irma, gejala gangguan kesehatan mental bisa terlihat secara fisik. Misalnya, adanya sakit di bagian saluran cerna.

“Sakit asam lambung, gerd, diare, itu kalau terlalu sering, itu berarti stres karena struktur pencernaan itu sama dengan saluran otak,” papar Irma.

Bisa juga melihatnya dari intensitas emosi seseorang. Kalau intensitas emosi seorang anak bisa lebih cepat marah bisa disebut stres.

“Bisa dilihat selama dua pekan anak yang terus menerus lebih gampang tersingguh, itu bisa dibilang stres,” tambahnya.

Kesehatan mental Ibu

Tidak hanya itu, kondisi seorang ibu juga bisa dikatan stres ketika sering marah-marah, ngamuk, banting pintu, serta cubit anak, hal itu bisa kelihatan dan terjadi juga selama dua pekan atau lebih dari enam pekan, kondisi ini harus diwaspadai.

“Seorang ibu juga bisa konsentrasinya menurun, dan gampang lupa. Ingin menyakiti diri sendiri, dan menyakiti orang lain. Itu bisa menjadi pertanda, itu harus segera diwaspadai dan cari bantuan orang lain yang profesional,” paparnya.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button