Melawan! Uni Eropa Siapkan Langkah Balasan terhadap Tarif 20 Persen AS


Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan, Uni Eropa tengah menyiapkan langkah balasan atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memberlakukan tarif 20 persen terhadap barang-barang asal Eropa.

“Kami siap merespons. Kami sedang merampungkan paket pertama langkah balasan terhadap tarif baja, dan kini kami tengah menyiapkan langkah lebih lanjut untuk melindungi kepentingan serta bisnis kami jika negosiasi gagal,” kata von der Leyen dalam konferensi pers di Samarkand, Kamis (3/4/2025).

Ia menambahkan bahwa Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa, Maros Sefcovic, terus menjalin komunikasi dengan mitra Amerika.

Pada Rabu, Trump mengumumkan penerapan tarif timbal balik atas impor dari berbagai negara. Tarif dasar yang dikenakan adalah 10 persen, namun Trump menyatakan bahwa AS akan membebankan tarif sekitar setengah dari yang dikenakan negara-negara lain terhadap barang asal Amerika.

Kemudian, Gedung Putih mengumumkan bahwa AS akan mulai menerapkan tarif 10 persen untuk semua impor asing pada 5 April 2025, sementara tarif yang lebih tinggi bagi negara-negara dengan defisit perdagangan terbesar dengan AS akan berlaku mulai 9 April 2025.

Atas kebijakan tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent meminta negara-negara yang terdampak tarif impor baru sebagaimana diumumkan Trump, untuk “diam saja” dan tidak membalas guna menghindari eskalasi lebih lanjut.

“Saran saya kepada setiap negara saat ini adalah: jangan membalas. Diam saja. Terima dulu. Lihat bagaimana perkembangannya. Karena jika kalian membalas, maka akan terjadi eskalasi. Jika tidak membalas, ini adalah batas tertingginya,” ujar Bessent dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Kamis (3/4/2025).