Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pemerintah akan segera mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Myanmar kembali, Kamis (3/4/2025). Pengiriman tersebut ditujukan kepada korban gempa berkekuatan magnitudo 7,7 ini.
“Jadi kita merespons apa yang disampaikan oleh Myanmar pasca kejadian gempa kemarin, ini sedang kita proses persiapannya, rencananya besok bantuan (dikirim),” kata Sugiono usai menyambangi kediaman Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kompleks Widya Chandra, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).
Bantuan tersebut dikirim usai pemerintah Indoensia sebelumnya juga telah memberikan bantuan pada 31 Maret lalu. Pihaknya pun akan segera meresmikan bantuan tersebut besok.
“Jadi mulai dari tanggal 31 maret sudah ada tim yang juga kirimkan jadi besok secara resmi kita akan kirimkan bantuan,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan personel untuk membantu proses evakuasi dan pengobatan warga yang menjadi korban gempa di Myanmar.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan bantuan yang dikirim pertama kali adalah personel tim pencarian pertolongan sebanyak 53 orang. Ditambah bantuan pengamanan dan satu pesawat Boeing 747 milik TNI Angkatan Udara.
“Personel terdiri dari anggota Baznas dan Basarnas diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan Pesawat Boeing milik TNI AU,” ujarnya, Selasa (1/4/2025).
Hari ini mereka akan langsung melakukan misi kemanusiaan seperti mencari korban di tumpukan puing bangunan, membangun posko kemanusiaan hingga memberikan pertolongan medis.
Setelah pemberangkatan hari ini, pihaknya beserta TNI akan kembali mengirimkan pasukan untuk memaksimalkan proses evakuasi korban gempa.
“Kemudian nanti hari Kamis, akan berangkat dua pesawat. Satu pesawat Garuda 747-800 berisi personel, delegasi resmi,” tambahnya.