Militer Korea Selatan mengerahkan tambahan 990 personel dan 48 helikopter pada Rabu (26/3/2025), untuk membantu memadamkan kebakaran hutan yang telah menghancurkan wilayah tenggara negara itu, kata Kementerian Pertahanan Korsel seperti dilansir Yonhap.
Setidaknya 18 orang telah tewas sejauh ini akibat gelombang kebakaran hutan yang dimulai pada Jumat (21/3/2025), dan sejak itu menghancurkan wilayah tenggara, dengan angin kencang yang menghambat upaya pemadaman kebakaran memadamkan kobaran api yang terus menyebar.
Dengan pengerahan terbaru ini, militer sejauh ini telah memobilisasi sekitar 6.000 personel dan 242 helikopter untuk membantu mengendalikan kebakaran hutan, kata kementerian tersebut.
Militer Korsel juga telah memasok sekitar 20.000 barang bantuan —seperti selimut dan paket ransum— serta 400 ribu liter bahan bakar untuk mengoperasikan helikopter yang dioperasikan oleh lembaga pemerintah lainnya.
Selain itu, empat helikopter dari Pasukan Amerika Serikat di Korea (USFK), termasuk UH-60 Blackhawk dan CH-47 Chinook, juga akan dikerahkan di wilayah Sancheong di Provinsi Gyeongsang Selatan.
Dalam pertemuan tanggap darurat yang diadakan pada hari yang sama, Penjabat Menteri Pertahanan Kim Seon-ho memerintahkan dukungan proaktif bagi warga di daerah yang terkena dampak kebakaran hutan, sambil menekankan pedoman keselamatan dan kesehatan bagi personel yang dikerahkan, kata kementerian tersebut.