Inersia

Nadiem Punya Tim 400 Orang di Luar Kemendikbud, Pakar: Buka Celah Praktik Korupsi

Pengamat Pendidikan UNJ, Rakhmat Hidayat menilai kehadiran tim bayangan (shadow tim) ala Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim sarat terbukanya peluang korupsi.

Praktik ini menurut Rakhmat bisa saja timbul, jika transparansi anggaran Menteri Nadiem terhadap 400 orang anggota tim khusus berbuah isapan jempol belaka.

Mungkin anda suka

“Kalau tidak ada struktur yang jelas seperti itu hati-hati, ini adalah celah untuk membuka praktik-praktik korupsi yang tidak jelas dalam Kementerian,” kata Rakhmat saat dihubungi Inilah.com, Sabtu (24/9/2022) siang.

Rakhmat menyebut, urgensi kehadiran tim serupa satuan tugas ini juga masih belum sepenuhnya jelas. Terkhusus ia menyoroti dari segi anggaran yang tak diketahui hulu dan muaranya.

“Implikasi arah ini, Nadiem harus hati-hati, ini harus jelas transparan dan harusnya bila perlu diinvestigasi, ini Nadiem mengadakan anggaran apa? Buat siapa? Alokasinya apa? Karena mereka adalah tim-tim non struktur,” tegas Rakhmat.

Kemudian katanya, tim bayangan bentukan Nadiem juga sudah menyalahi aturan birokrasi. Ini tercermin dari kehadiran orang-orang ‘asing’ yang merambah struktur internal Kementerian.

“Itu menyalahi sistem dan birokrasi. Karena dengan tim itu, menunjukkan Nadiem itu sebenarnya dia tidak percaya dengan birokrasi Kementerian, dia ingin jalan pintas menggunakan tim, supaya ini dan seterusnya,” tandas Rakhmat.

Nadiem seakan menutup mata soal pihak-pihak internal yang urung terlibat dalam setiap kebijakan. “Jadi Nadiem tidak mengerti birokrasi bahwa sebetulnya birokrasi itu ada orang-orang yang memiliki keahlian, orang-orang cerdas, orang-orang yang pintar yang bisa dilibatkan,” sebutnya.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Lihat Juga
Close
Back to top button