Omzet pedagang makanan di festival kuliner Eats & Co di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, selama Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 2025 mengalami penurunan hingga Rp100 juta dibanding periode sama 2024. Penyebabnya, sepinya jumlah pengunjung wisata Ancol.
Supervisor Eats & Co, Wibowo, menjelaskan keuntungan pedagang yang berjualan di titik wisata Symphony of the Sea, Ancol, pada tahun ini hanya mencapai sekitar Rp100 juta. Angka itu lebih rendah dibandingkan tahun lalu ketika lokasi festival berada di Pantai Lagoon, yang mampu mencetak keuntungan hingga Rp200 juta.
“Kami buka dari awal Ramadan (1/3/2025) hingga H+7 Lebaran atau Minggu (6/4/2025). Di Symphony of the Sea (keuntungan pedagang) pada kisaran Rp100 juta. Tidak seramai di Pantai Lagoon pada tahun lalu yang hampir Rp200 juta,” ujar Wibowo kepada Inilah.com, Sabtu (5/4/2025).
Menurutnya, kenaikan keuntungan para pedagang di festival kuliner Eats & Co baru mulai terasa sepekan menjelang Lebaran 2025, dengan capaian omzet sekitar Rp50 juta, dibandingkan pada awal Ramadan.
“Traffic (pembeli) pas Lebaran naik, bahkan seminggu sebelum Lebaran mulai terasa (naik penjualan) atau ketika masuk libur sekolah. Dalam seminggu itu, omzet bisa mencapai Rp50 juta,” ucapnya.
Dalam festival kuliner Eats & Co di Ancol, para pedagangan dengan pihak penyelenggara melakukan sistem bagi hasil. Pada tahun ini, terdapat 20 tenant yang mengikuti festival kuliner. Mereka umumnya menjual makanan dan minuman khas Nusantara.
“Sistemnya bagi hasil, 30 persen untuk pengelola Eats & Co dengan Ancol dan 70 persen untuk pedagang,” ucap Wibowo.
Penurunan omzet juga dirasakan oleh Edoy (23), penjual Bakso dan Mie Ayam Dua Putra. Ia mengaku pengunjung tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya, terutama pada awal Ramadan.
“Enggak terlalu ramai pada saat puasa,” ucap Edoy.
Ia baru merasakan peningkatan jumlah pembeli dalam sepekan terakhir menjelang Lebaran. Pada H-7 Lebaran, dalam sehari Edoy bisa mengantongi omzet hingga Rp3,58 juta.
“Semalam (4/4/2025) saya mendapat keuntungan sekitar Rp3,58 juta. Kalau hari ini (5/4/2025) baru Rp2,5 juta (untung),” ucapnya.
Edoy lebih beruntung dibandingkan Sinta (62), pedagang Soto Mie Bogor Mang Yoyo. Dia mendapat omzet selama Lebaran ini hanya sekitar Rp1 juta.
“Pendapatan selama Lebaran ini tidak terlalu signifikan. Nominalnya hampir Rp1 juta,” ucap Sinta.
Meski demikian, Sinta tetap bersyukur karena bisa berjualan sambil menikmati indahnya suasana tepi Pantai Ancol.
“Enggak perlu ngeluh, dibawa happy saja. Anggap saja sekalian liburan, jalan-jalan, dan nikmatin,” ucapnya.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, saat dihubungi Inilah.com, pada Sabtu (5/4/2025) menjelaskan pihaknya awalnya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 660 ribu orang selama libur Lebaran Idul Fitri, yang berlangsung dari 31 Maret hingga 13 April 2025.
Akan tetapi, hingga Sabtu (5/4/2025) pukul 12.00 WIB, total pengunjung sejak 31 Maret baru mencapai 315.851 orang. Artinya, masih ada 344.149 orang yang ditargetkan untuk mencapai jumlah keseluruhan hingga akhir periode libur Lebaran pada 13 April 2025.