IXU

Orangtua Harus Tahu, Ini Empat Tanda Alergi pada Anak

dr. Herbowo Agung Soetomenggolo, Sp.A(K) menjelaskan, ada empat hal tanda alergi pada anak yang perlu dicermati orangtua.

Ini adalah modal bagi orangtua untuk mengetahui, apa yang sebenarnya terjadi dan mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Alergi adalah suatu reaksi imun tubuh terhadap suatu hal yang seharusnya tidak menimbulkan masalah untuk orang lain, namun menimbulkan reaksi berlebihan pada seseorang yang memiliki alergi.

“Sistem kekebalan tubuh pada seseorang yang alergi merespons alergen ini dengan mencoba melawannya seperti kuman atau virus, sehingga menimbulkan reaksi alergi,” kata dokter spesialis anak konsultan neurologi pada tayangan Instagram Live bersama Teman Parenting, ditulis di Jakarta, Jumat, (03/12/2021).

Pada anak-anak, umumnya reaksi alergi yang bisa orangtua amati adalah: 

  1. Munculnya ruam di pipi, badan, di balik kuping, lipatan leher, lipatan siku, serta dermatitis seboroik
  2. Ada pula reaksi alergi yang istimewa, seperti BAB berdarah karena alergi susu sapi atau sering muntah
  3. Sembelit
  4. Bahkan alergi bisa muncul dalam bentuk yang tidak samar seperti berat badan tidak naik.

Merujuk pada definisi alergi yang bisa dipicu oleh apa saja, maka seorang anak bisa saja alergi terhadap apa saja dan bentuknya tidak sama dengan alergi yang dimiliki oleh orang tua atau saudara kandungnya.

Namun, ada beberapa zat yang umumnya menjadi penyebab alergi:

  1. Dari udara: Serbuk sari, bulu binatang, tungau (kutu kasur), dan kecoa.
  2. Dari makanan: Seafood, telur, kacang tanah, kacang kedelai, susu sapi, dan gandum.

Masih menurut Herbowo, alergi bisa menjadi hambatan untuk proses pertumbuhan anak. Pasalnya, pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh kecukupan asupan nutrisi.

Sementara, beberapa alergen makanan yang paling umum adalah makanan yang merupakan asupan yang menyediakan nutrisi penting, sehingga membuat pilihan makanan menjadi terbatas.

Di samping itu, sebagian besar anak mengalami alergi makanan dalam 2 tahun pertama kehidupan, yang merupakan periode penting pertumbuhan dan perkembangan.

“Pentingnya mengamati, mencatat, dan mengeliminasi asupan makanan yang dicurigai sebagai alergen untuk anak,” tambahnya.

Dia menegaskan, para orangtua harus cepat dan tanggap ketika sudah menemukan adanya alergi pada anak.

“Jika sudah tahu anak sering ada ruam merah dan susah naik berat badan, ayo dong dipastikan alerginya apa!,” tegas dr. Herbowo.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Mia Umi Kartikawati

Redaktur, traveller, penikmat senja, musik, film, a jurnalist, content creator enthusiast, food lovers, a mom who really love kids. Terus belajar untuk berbagi dan bersyukur dalam jalani hidup agar bisa mendapat berkah.
Back to top button