PBSI resmi memperkenalkan dua pasangan anyar di sektor ganda campuran dan ganda putri, sebagai bagian dari strategi regenerasi sekaligus penguatan tim jelang padatnya agenda turnamen BWF World Tour 2025.
Pasangan ganda campuran Lisa Ayu Kusumawati/Verrell Yustin Mulia menjadi perhatian utama. Pelatih kepala sektor ganda campuran, Rionny Mainaky, menyebut keduanya dipasangkan setelah melalui proses pengamatan intensif saat latihan.
“Setelah beberapa kali dicoba saat latihan, terlihat mereka cocok. Keduanya rajin dan tekun menjalani sesi,” ujar Rionny dalam keterangan resmi, Sabtu (23/3/2025).
Lisa, 25 tahun, dikenal sebagai pemain berpengalaman yang pernah berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto dan Rinov Rivaldy. Sementara Verrell (20) sebelumnya sempat diduetkan dengan Pitha Haningtyas Mentari.
“Lisa punya jam terbang tinggi yang kami harapkan bisa membantu Verrell naik level. Verrell sendiri punya potensi besar jika diberi kesempatan,” tegas Rionny.
Duet ini dijadwalkan debut di BWF Super 300 Taiwan Open 2025 (6–11 Mei) dan Super 500 Thailand Open (13–18 Mei). PBSI berharap pasangan ini bisa jadi opsi segar di sektor ganda campuran yang sedang dalam proses regenerasi.
Apriyani Rahayu Gandeng Febi Setianingrum
Di sektor ganda putri, pelatih kepala Nitya Krishinda Maheswari juga mengumumkan eksperimen baru. Apriyani Rahayu, yang baru comeback dari cedera, kini dipasangkan dengan Febi Setianingrum menggantikan duet bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti.
“Setelah mengevaluasi performa dari dua turnamen di Eropa, kami putuskan mencoba kombinasi baru, yakni Apri berpasangan dengan Febi,” kata Nitya.
Apriyani sempat turun dengan Fadia di Orleans Masters dan All England 2025. Namun hasilnya belum maksimal, karena langkah mereka terhenti di perempat final dan babak kedua secara berurutan.
“Febi pemain muda yang potensial dengan tipe permainan yang cocok dengan Apri. Kami harap mereka bisa saling melengkapi,” jelas Nitya.
PBSI berharap pengalaman Apriyani bisa membantu percepatan progres Febi, seperti yang terjadi saat Apri membimbing Fadia di masa awal kolaborasi mereka.
“Kami ingin Apri bisa membawa Febi ke level lebih tinggi seperti sebelumnya,” tutup Nitya.