Penjualan Tiket Lebaran KAI Mencapai 3,4 Juta


PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) mencatat selama periode pra-Lebaran Idul Fitri yakni 21 Maret hingga 29 Maret 2025, sebanyak 1.659.954 orang telah melakukan perjalanan mudik di seluruh wilayah operasional KAI, baik di Pulau Jawa maupun Sumatera.

“Periode Angkutan Lebaran pada 21 Maret hingga 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB, KAI telah melayani 1.659.954 penumpang di seluruh wilayah operasionalnya, baik di Pulau Jawa maupun Sumatera,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (30/3/2025).

Anne menjelaskan stasiun-stasiun utama dengan volume keberangkatan tertinggi meliputi Stasiun Pasarsenen, Gambir, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang Bank Jateng, Surabaya Pasar Turi, Semarang Poncol, Bekasi, Bandung, dan Purwokerto.

Sementara itu, hingga 30 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan total 3.407.630 tiket telah terjual, atau sekitar 74,22 persen dari total kapasitas yang disediakan. 

Angka ini mengacu pada jumlah tiket yang telah dibeli oleh penumpang, baik yang sudah digunakan maupun yang masih akan digunakan dalam periode Angkutan Lebaran.

“Dari jumlah tersebut, tiket Kereta Api jarak jauh yang telah terjual mencapai 3.041.548 dengan tingkat okupansi 88,32 persen, sedangkan tiket kereta api lokal terjual sebanyak 366.082 tiket atau 31,90 persen dari kapasitas yang tersedia,” papar Anne.

Menurut Anne, animo masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2025 sangat tinggi. 

Demi memastikan kelancaran arus mudik, KAI menyediakan total kapasitas hingga 4.591.510 tempat duduk untuk perjalanan periode 21 Maret – 11 April 2025. Jumlah itu terdiri dari 3.443.832 tempat duduk untuk Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan 1.147.678 tempat duduk untuk Kereta Api Lokal.