Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir menanggapi pembaruan ranking FIFA, Kamis (3/4/2024), Indonesia berhasil naik ke peringkat 123 dunia.
Timnas Indonesia naik empat peringkat dalam ranking terbaru FIFA, dari sebelumnya menempati posisi 127, usai meraih satu kemenangan dan satu kekalahan dalam lanjutan di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Satu-satunya kemenangan diraih Garuda saat menjamu Bahrain, 25 Maret 2025 lalu. Saat itu tim asuhan Patrick Kluivert menang 1-0 berkat gol semata wayang Ole Romeny. Lima hari sebelumnya, Jay Idzes dan kawan-kawan harus takluk di kandang Australia dengan skor mencolok 1-5.
“Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” kata sosok yang akrab disapa Etho, dalam unggahan Instagram terbarunya.
Etho menambahkan, kenaikan peringkat ini tak serta merta membuat dirinya dan para penggawa Tim Nasional puas. Sebab, target terbesarnya ialah berada di urutan 100 besar dunia.
“Kami akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia, bismillah,” tutur Etho.
Asa untuk terus mengerek peringkat Indonesia di ranking FIFA masih terbuka ketika skuad Merah Putih tampil dalam lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Terdekat, Timnas Indonesia akan menghadapi China pada 5 Juni 2025 mendatang, dan lima hari kemudian akan bertanding melawan Jepang.
Kemenangan 1-0 atas Bahrain dalam laga terakhir membuat Indonesia kini mengoleksi sembilan poin di papan persaingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran tiga.
Namun, tentu saja tambahan tiga angka belum cukup untuk mengangkat posisi Jay Idzes dan kolega dari peringkat keempat Grup C. Mereka tertinggal satu poin di bawah Arab Saudi yang bermain imbang tanpa gol melawan Jepang.
Di laga lain, Australia sukses menundukkan China 2-0 dan kini menduduki posisi kedua klasemen. Sementara Jepang tetap kukuh di puncak dengan 20 poin meski untuk pertama kalinya gagal mencetak gol di fase ketiga ini.