Viral

Ratusan Pengungsi Semeru Tidur di SDN 4 Supiturang

Ratusan warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terpaksa menginap di SDN 4 Supiturang setelah Gunung Semeru mengalami erupsi sejak Minggu (4/12/2022) pagi.

Ketua Desa Siaga Supiturang, Boiman mengatakan pihaknya mencatat jumlah pengungsi sebanyak 127 jiwa. Namun angka tersebut masih terus bertambah karena warga juga masih berdatangan.

“Pengungsi sementara ini butuh selimut dan alas tidur,” katanya, Minggu (4/12/2022) malam.

Para pengungsi kebanyakan adalah anak-anak serta para lansia dan perempuan. Sedangkan warga laki-laki dewasa memilih untuk bertahan di rumah tinggalnya sembari berjaga kawasan pemukimannya.

“Kita lari menyelamatkan diri. Kalau rumah masih aman kondisinya, tapi takut ada erupsi lagi,” ujar Munawaroh (32) salah seorang pengungsi di SDN 4 Supiturang.

Sebelumnya Gunung Semeru, Jawa Timur meletus dan mengeluarkan guguran awan panas hingga ketinggian 1,5 km pada Minggu (4/12/2022).

PVMBG pun menaikkan status Gunung Semeru dari semula Level Siaga menjadi Level Awas terhitung mulai pukul 12.00 WIB.

PVMBG mencatat ada erupsi disertai awan panas guguran yang terjadi di Gunung Semeru pada pukul 02.46 WIB dengan tinggi kolom erupsi mencapai 1.500 meter di atas puncak.

Sumber awan panas guguran berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava yang berada sekitar 800 meter dari puncak (Kawah Jonggring Seloko).

Awan panas guguran tersebut berlangsung menerus dan hingga pukul 06.00 WIB jarak luncur telah mencapai 7 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Sejak pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, aktivitas kegempaan terekam sebanyak delapan kali gempa letusan, satu kali gempa awan panas guguran.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button