Usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri. Selain mendapatkan perjalanan spiritual, Anda juga mendapatkan manfaat kesehatan dari menjalankan ibadah puasa. Hal tersebut perlu dipertahankan di hari raya.
Menu makanan yang beragam dan lezat kerap disajikan saat momen lebaran. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Tjandra Yoga Aditama menegaskan jangan karena sudah sebulan berpuasa dan mumpung banyak makanan maka kemudian kita jadi balas dendam dan makan berlebihan.
“Data ilmiah menunjukkan bahwa selama bulan puasa maka kita dapat mengontrol berat badan dengan baik, dan jangan sampai ini jadi berbalik tidak karuan dengan makan berlebihan. Mereka yang punya diabetes misalnya maka bukan tidak mungkin gula darahnya jadi naik kalau makan tidak terkontrol ketika lebaran,” papar Tjandra Yoga Aditama kepada inilah.com, Jakarta, Selasa (01/04/2025).
Dia menambahkan, untuk penderita hipertensi juga harus menjaga pola makan. Konsumsi makanan asin terlalu banyak ketika lebaran juga mungkin akan memengaruhi kesehatannya.
“Makan terlalu banyak juga dapat mengganggu sistem pencernaan kita, perut kembung, indigestion (iritasi usus besar) dan juga masalah reflux gastroesofagfeal (GERD) kerap terjadi,” paparnya.
Puasa Bisa Jadi Pemicu Berhenti Merokok
Hari Raya Idul Fitri bisa dijadikan momentum berhenti merokok. Nyatanya selama masa puasa Ramadan para perokok tidak merokok dari sahur sampai berbuka puasa dan berhasil dijalankan.
“Saya selalu menganjurkan untuk di sore dan malam harinya juga jangan merokok. Nah, akan baik kalau hari baik Idul Fitri dijadikan momentum perayaan juga karena dapat berhenti merokok selamanya,” ujarnya.
Selain itu, momen lebaran harus dibarengi dengan tetap teratur konsumsi obat rutin bagi mereka yang memiliki penyakit kronik.
Hindari Minuman Kemasan dan Manis
Sebisa mungkin, lanjut Tjandra Yoga Aditama hindari konsumsi berlebihan Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK).
“Kemudian juga jangan terlalu banyak konsumsi kue-kue manis. Minum air mineral juga sangat dianjurkan,” paparnya.
Pemudik Harus Istirahat
Untuk mereka yang mudik dan sudah tiba di kampung halaman usai menempuh perjalanan panjang, ada baiknya istirahat terlebih dahulu.
“Jangan begitu tiba di kampung maka langsung jalan-jalan. Masih ada beberapa hari di kampung halaman. Ada baiknya istirahat agar badan pulih dan setelah itu silahkan beraktivitas. Bagi yang ingin berwisata di hari libur panjang ini, tentu perlu antisipasi penuhnya obyek wisata dan pusat perbelanjaan,” paparnya.