Semua Kru Perempuan! Blue Origin Bakal Terbangkan Katy Perry ke Antariksa


Perusahaan dirgantara Blue Origin milik miliuner Jeff Bezos kembali bersiap mengangkut penumpang untuk berwisata ke luar angkasa. Dalam misi penerbangan kali ini, seluruh kru yang berjumlah enam orang merupakan perempuan, termasuk penyanyi ternama Katy Perry.

Selain Perry, sejumlah nama lain yang akan turut serta dalam penerbangan ini adalah jurnalis Gayle King, ilmuwan riset bioastronautika Amanda Nguyen, mantan ilmuwan NASA sekaligus CEO STEMBoard Aisha Bowe, serta produser film Kerianne Flynn. Lauren Sanchez, pilot, jurnalis, dan Wakil Ketua Bezos Earth Fund yang juga tunangan Jeff Bezos, turut menjadi bagian dari kru penerbangan ini.

“Dia merasa terhormat untuk memimpin tim eksplorasi dalam sebuah misi yang akan menantang perspektif mereka tentang Bumi, memberdayakan mereka untuk berbagi cerita mereka sendiri, dan menciptakan dampak abadi yang akan menginspirasi generasi yang akan datang,” demikian pernyataan Blue Origin yang dikutip dari CNN, Jumat (28/2).

Misi ini, yang diberi nama NS-31, akan menjadi penerbangan ke-11 roket New Shepard yang membawa manusia melewati garis Kármán—batas 100 kilometer di atas permukaan Bumi yang dianggap sebagai awal dari luar angkasa.

Salah satu anggota kru, Amanda Nguyen, akan mencetak sejarah sebagai astronaut perempuan pertama asal Vietnam dan Asia Tenggara. Ia sebelumnya dikenal sebagai nominator Nobel Perdamaian 2019 atas advokasinya bagi penyintas kekerasan seksual.

Hingga kini, Blue Origin belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran misi ini, tetapi perusahaan mengindikasikan bahwa penerbangan akan dilakukan pada musim semi tahun ini.

Misi NS-31 akan menjadi misi luar angkasa pertama dengan seluruh kru perempuan sejak penerbangan solo kosmonaut Soviet, Valentina Tereshkova, pada 1963. Sejak saat itu, NASA telah memilih 61 perempuan menjadi astronaut, dengan perjalanan luar angkasa khusus perempuan pertama dilakukan oleh Christina Koch dan Jessica Meir di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada Oktober 2019.

Seiring berkembangnya industri pariwisata luar angkasa, jumlah perempuan yang menjelajahi angkasa terus meningkat. Pada November lalu, Emily Calandrelli, insinyur dan pembawa acara TV dari Massachusetts Institute of Technology, menjadi perempuan ke-100 yang bepergian ke luar angkasa melalui misi NS-28 Blue Origin.

Misi ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi eksplorasi luar angkasa, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam industri antariksa yang selama ini didominasi oleh pria.