Servis Ciamik Sabalenka Hentikan Langkah Collins di Miami Open 2025


Unggulan teratas Aryna Sabalenka sukses menyingkirkan juara bertahan Danielle Collins dari Miami Open 2025. Dalam laga babak keempat yang berlangsung Selasa (25/3) WIB, petenis nomor satu dunia itu menang dua set langsung 6-4, 6-4 dalam waktu satu jam 18 menit.

Sabalenka tampil dominan dengan membukukan 23 pukulan winner, termasuk tujuh ace, serta hanya mencatat 12 unforced errors. Di sisi lain, Collins yang tampil sebagai unggulan ke-14 mencatat 17 winner namun melakukan 30 kesalahan sendiri, yang membuatnya harus merelakan gelar juara.

“Saya akan mengatakan bahwa di Australian Open saya melakukan servis yang tidak terlalu bagus,” ujar Sabalenka, dikutip dari laman resmi WTA. “Setelah itu kami banyak berlatih servis. Sekarang saya sangat senang dengan performa servis saya, dan saya pikir hari ini saya menyajikan servis yang sangat cerdas,” lanjutnya.

Kemenangan ini membawa Sabalenka ke perempat final Miami Open untuk ketiga kalinya sepanjang kariernya. Namun, petenis asal Belarusia itu belum pernah melaju lebih jauh dari babak ini. Ia tercatat kalah dari Ashleigh Barty pada 2021 dan Sorana Cirstea pada 2023.

Duel Ulang Melawan Zheng Qinwen

Di perempat final, Sabalenka akan menghadapi Zheng Qinwen. Petenis muda China itu lolos usai menahan laju comeback Ashlyn Krueger dan menang 6-2, 7-6(3) dalam waktu satu jam 29 menit.

Sabalenka memiliki rekor sempurna atas Zheng, belum pernah kalah dalam empat pertemuan sebelumnya. Bahkan, dalam empat laga tersebut, ia hanya kehilangan total 20 gim. Pertemuan terakhir mereka terjadi di final WTA Finals Riyadh 2024, di mana Sabalenka menang meyakinkan.

Zheng sendiri menunjukkan konsistensi selama Miami Open tahun ini, dengan pola kemenangan serupa di setiap laga: dominasi mutlak di set pertama, dan perjuangan keras di set kedua. Saat menghadapi Krueger, Zheng sempat unggul 6-2, 3-0, namun kemudian kehilangan momentum hingga harus memainkan tiebreak.

Zheng yang kini berusia 22 tahun diprediksi akan memberi perlawanan ketat, namun tantangan terbesar menantinya saat menghadapi Sabalenka yang tengah dalam performa terbaik dan belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen ini.