Sihir Nova Nge-prank Korsel, Garuda Muda Menang Cuma Modal 2 Tembakan!


Timnas Indonesia U-17 mengukir sejarah penting dalam langkah menuju Piala Dunia U-17 2025. Di laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025, Garuda Muda secara mengejutkan menekuk raksasa Asia, Korea Selatan, dengan skor tipis 1-0. Kemenangan yang dipetik di Stadion Prince Abdullah al-Faisal, Jumat (4/4/2025) malam waktu Jeddah, menjadi bukti sahih keberhasilan taktik efektif yang diracik pelatih Nova Arianto.

Gol tunggal dicetak oleh Evandra Florasta lewat eksekusi bola rebound setelah penalti yang ia ambil ditepis pada menit 90+2. Dua tembakan Evandra tercatat sebagai satu-satunya ancaman Indonesia yang tepat sasaran dalam pertandingan tersebut.

“Saya tidak menyangka bisa menang atas Korea Selatan. Tapi kami telah menyiapkan diri dua bulan penuh,” ujar Evandra usai laga.

Indonesia tampil disiplin dengan formasi awal 3-4-3 yang berubah menjadi 5-4-1 ketika bertahan. Garuda Muda hanya melepaskan empat tembakan sepanjang laga, berbanding 16 milik Korea Selatan. Namun, solidnya pertahanan lima bek sejajar serta kepemimpinan Dafa Al-Gasemi di bawah mistar menjadi kunci kemenangan. 

Kiper muda itu bahkan terus berteriak “Duel! Duel!” memberi instruksi tegas kepada rekan-rekannya.

Tak hanya mengandalkan formasi defensif, Nova juga mengatur setiap garis permainan dengan presisi. Para pemain diperintahkan untuk tidak lengah menjaga pergerakan lawan, terutama di sepertiga akhir lapangan.

Rekor dan Momentum

Kemenangan ini menjadi catatan emas dalam sejarah Indonesia di Piala Asia U-17. Dalam tujuh kali keikutsertaan, Garuda Muda hanya pernah menang tiga kali di turnamen ini: lawan Tajikistan (2010), Iran (2018), dan kini Korea Selatan (2025).

Ini juga menjadi kemenangan pertama Indonesia atas Korsel dalam ajang resmi, setelah sebelumnya dua kali kalah (1-7 tahun 1988 dan 0-9 tahun 2008) dan sekali imbang (1-1 tahun 1990).

Kini, Indonesia hanya butuh satu kemenangan lagi dari dua laga tersisa – melawan Yaman dan Afghanistan – untuk mengunci tiket ke perempat final dan sekaligus lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Target yang bisa menjadi sejarah baru setelah sebelumnya tampil sebagai tuan rumah pada edisi 2023.

Taktik Efektif, Peluang Terbuka

Nova menurunkan trio bek tengah Mathew Baker, Putu Panji, dan Muhammad Al-Gazani, dibantu dua bek sayap Fabio Azkairawan dan Daniel Afrido. Duet gelandang Nasrul Alfaro dan Evandra Florasta menjaga kedalaman, sementara trisula Fadly Alberto, Mierza Firjatullah, dan Zahaby Gholy jadi tumpuan serangan balik.

Meski minim serangan, Garuda Muda tampil efektif. Penguasaan bola Korea Selatan yang mencapai 65 persen tidak membuahkan hasil karena akurasi tembakan mereka rendah.

Dengan kemenangan ini, Indonesia U-17 membuktikan bahwa determinasi, disiplin, dan strategi matang bisa menumbangkan tim unggulan. Nova Arianto dan anak asuhnya tinggal selangkah lagi menuju panggung dunia.