Usai menelan kekalahan atas Australia 1-5 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran tiga, Timnas Indonesia langsung bertolak kembali ke Jakarta, Jumat (21/3/2025) dan diperkirakan tiba antara pukul 15.00 hingga 16.00 WIB.
Sesuai jadwal, laga berikutnya Indonesia akan menantang Bahrain pada Selasa (25/3/2025) mendatang. Duel krusial itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan tim harus segera melupakan kekalahan dari Australia dan mempersiapkan diri menghadapi Bahrain dengan mental yang lebih kuat.
Menurutnya, pertandingan kandang melawan Bahrain akan menjadi duel yang sulit, tetapi tim siap berjuang untuk meraih kemenangan.
“Yang harus kami lakukan adalah memastikan mental para pemain bisa kembali dengan cepat agar bisa menghadapi Bahrain dengan kekuatan penuh dan semangat yang membara,” ujar Sumardji dalam keterangan resmi PSSI, Jumat (21/03/2025).
Setibanya di Jakarta, para pemain langsung menjalani serangkaian agenda pemulihan, termasuk sesi recovery, pemeriksaan medis, serta evaluasi pertandingan melawan Australia.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan yang harus diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Sumardji menegaskan tim pelatih akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk membenahi aspek teknis dan taktis sebelum menghadapi Bahrain.
Namun fokus utama saat ini tetap pada pemulihan fisik pemain setelah perjalanan panjang dari Australia, sekaligus meningkatkan koordinasi di lini pertahanan dan efektivitas serangan.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan suporter di laga kandang mendatang. Menurutnya, kehadiran suporter bisa menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih baik dan meraih hasil positif.
Sebelumnya, pelatih kepala, Patrick Kluivert menegaskan timnya perlu bekerja lebih keras untuk bangkit di pertandingan selanjutnya yang hanya berjarak lima hari.
“Sekarang kami harus bekerja lebih keras karena laga melawan Bahrain sudah di depan mata, hanya lima hari lagi. Kami harus berusaha mendapatkan hasil yang baik di sana. Tetapi sebelum itu, kami harus mencerna pertandingan ini terlebih dahulu,” ujar Kluivert, dalam jumpa pers usai laga, Kamis (20/3/2025).
Meskipun kecewa dengan hasil melawan Australia, Kluivert tetap mengapresiasi usaha dan mentalitas para pemainnya yang terus berjuang hingga akhir laga.
“Namun sekali lagi, saya sangat senang dengan etos kerja dan mentalitas para pemain. Jika kami kebobolan akibat kesalahan individu, itu adalah hal yang perlu diperbaiki, dan itu normal dalam sepak bola,” tambahnya.