Bisnis

IHSG Bertengger Hijau di Tengah Aksi Realisasi Untung Investor Asing

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/6/2022) sore berakhir menguat alias bertengger di zona hijau. Padahal, investor asing mencatatkan aksi jual bersih.

IHSG berakhir menguat 44,46 poin atau 0,63 persen ke posisi 7.141,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,54 poin atau 0,53 persen ke posisi 1.030,84.

Mungkin anda suka

“Indeks saham di Asia sore ini berakhir variatif dengan kecenderungan turun dari level tertinggi intraday karena investor cemas menunggu rilis data inflasi AS dan hasil pertemuan bank sentral di Australia dan Eropa serta minggu depan Amerika Serikat,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Mnguat di sesi pembukaan, IHSG mayoritas menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif sampai penutupan perdagangan bursa saham.

Saham-saham Penopang Penguatan IHSG

Sepanjang perdagangan saham hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), PT Wir Asia Tbk (WIRG), PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), dan PT MNC Energy Investments Tbk (IATA).

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,99 persen. Sektor perindustrian dan sektor energi menyusul dengan masing-masing naik 1,65 persen dan 1,53 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam 2,32 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang baku masing-masing turun 1,45 persen dan 1,63 persen.

Penutupan IHSG sendiri tak seiring dengan aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar. Ini terlihat dari jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp625,33 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp742,24 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.572.744 kali transaksi. Jumlah perdagangan saham mencapai sebanyak 32,02 miliar lembar saham senilai Rp18,89 triliun. Sebanyak 229 saham naik, 298 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 28,06 poin atau 0,1 persen ke 27.943,95, Indeks Hang Seng turun 122,23 poin atau 0,56 persen ke 21.531,67, dan Indeks Straits Times meningkat 4,91 poin atau 0,15 persen ke 3.231,54.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button