Bisnis

Kamrussamad Dorong Pengusaha Alumni HMI Jadi Konglomerat

Terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA), Kamrussamad bertekad menjadikan organisasi pengusaha ini, sebagai inkubator konglomerat.

”KAHMI ke depan tidak lagi dikenal sebagai industri tokoh politik, tapi dikenal sebagai industri lahirnya konglomerat baru,” ungkap Kamrussamad, dikutip Kamis (8/12/2022).

Untuk mewujudkan itu, kata anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra itu, bukanlah perkara mudah. Apalagi, ekonomi Indonesia masih dalam tahap recovery pasca pandemi COVID-19, dan menghadapi ancaman resesi tahun depan. Pengusaha harus cermat dalam membaca situasi.

Saat ini, dia bilang, suku bunga kredit bank di Indonesia, tergolong tinggi dibandingkan negara-negara di ASEAN. Berdasar catatan Kadin Indonesia, rata-rata bunga kredit bank di Indonesia sebesar 10,4 persen. Lebih tinggi ketimbang Vietnam sebesar 7,7 persen; Filipina 7,1 persen; Malaysia 4,9 persen; atau Thailand 4,1 persen. “Akibatnya, rekening kredit bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turun drastis,” ungkapnya.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejak pandemi 2020, jumlah rekening kredit UMKM turun cukup tajam dari 16,12 juta rekening pada Juli 2020 menjadi 15,44 juta rekening pada Juli 2022.

Penurunan jumlah rekening paling tajam terjadi pada segmen kredit mikro. Di mana, rekening kredit mikro turun 6,49 persen dari posisi Maret 2020 sebesar 13,62 juta, menjadi 12,73 juta rekening pada Maret 2022.

Untuk merangsang pemulihan sektor UMKM, pemerintah telah meluncurkan berbagai bantuan dalam kebijakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Di antaranya, restrukturisasi pinjaman, bantuan presiden produktif, dan subsidi bunga. Dan sayangnya, itu belum terserap maksimal. Menurut survei OJK, secara keseluruhan tingkat pengetahuan pelaku UMKM akan bantuan pemerintah masih rendah, dengan nilai rata-rata kurang dari 55 persen pada semua program PEN.

Kamrussamad sebagai nahkoda baru HIPKA diharapkan mampu mendorong para pengusaha menjadi besar. Dia menduduki pucuk pimpinan organisasi pengusaha alumni HMI ini, mengungguli Nurhadi Musawir. Perolehan suaranya 28 dari total 34 suara. Kemenangan alumni HMI Cabang Makassar ini, sudah diprediksi sejak awal. Figur dan kiprahnya sudah cukup dikenal di internal HIPKA.”Ada Prof HB dan Adi Enria yang DAK-nya di atas enam. Jadi mereka punya potensi dan ini jadi kekuatan kita,” ujar Kamrussamad.

Dia mengaku bangga karena sejumlah HIPKA mampu mencetak prestasi.Sebut saja Kurnia yang berhasil menjadi distributor pupuk yang melayani separuh kabupaten di Jawa Barat. ”Kita juga bangga punya Qodri di Sumatra Selatan yang membuka lahan seribu hektar dengan pola kemitraan bersama petani,” tutur Kamrussamad.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button