Viral

Ratusan Tentara Menyerah, Rusia Kini Kuasai Pesisir Timur dan Selatan Ukraina

Lebih dari 250 tentara Ukraina dilaporkan menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal, Mariupol, Ukraina.

Pemerintah di ibu kota Ukraina, Kiev, mengatakan telah memerintahkan seluruh garnisun agar meninggalkan kota tersebut.

Mengutip Reuters, Rabu (18/5/2022), sepanjang malam sejumlah bus bergerak meninggalkan pabrik baja tersebut dan lima di antaranya tiba di Novoazovsk, kota yang dikuasai Rusia.

Moskow mengatakan pihaknya akan memberikan perawatan bagi para tentara terluka yang tiba di kota tersebut.

Kantor Presiden Vladimir Putin menyatakan, akan menjamin para tentara yang menyerah itu akan diperlakukan sesuai dengan standar internasional.

“Garnisun Mariupol sudah menyelesaikan misi tempurnya. Komando militer tertinggi sudah memerintahkan para komandan unit-unit yang ditempatkan di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa para personel, para pejuang Mariupol adalah pahlawan kita saat ini,” kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melalui pernyataan.

Video Kementerian Pertahanan Rusia juga memperlihatkan para tentara Ukraina sedang bergerak meninggalkan pabrik baja itu pada siang hari.

Beberapa di antara mereka dibawa dengan tandu dan sisanya bergerak sambil mengangkat kedua tangan untuk digeledah oleh pasukan Rusia.

Rusia mengatakan sedikitnya 256 petempur Ukraina sudah meletakkan senjata dan menyerah. 51 orang yang mengalami luka parah.

Sementara itu menurut Ukraina, 264 prajurit termasuk 53 yang cedera, sudah meninggalkan pabrik baja Azovstal. Saat ini sedang dilaksanakan upaya untuk mengeluarkan tentara yang masih tersisa dari lokasi itu.

Penyerahan diri ratusan tentara itu menandai akhir pertempuran di Mariupol. Kota itu kini porak poranda. Jatuhnya kendali Mariupol merupakan kemenangan terbesar Rusia dalam perang tersebut.

Kemenangan atas Mariupol membuat Moskow sekarang memiliki kendali penuh di pesisir Laut Azov dan wilayah yang membentang di Ukraina timur dan selatan, seluas Yunani.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan Kiev akan mengatur pertukaran tawanan bagi para tentara Ukraina yang terluka begitu kondisi mereka sudah stabil.

Back to top button