Inersia

Wajib Tahu! Begini 3 Tips Selamatkan Diri Saat Gempa

Kamis, 08 Des 2022 – 15:33 WIB

Selamatkan diri dari Gempa

Selamatkan diri dari Gempa (foto: ilustrasi/iStock)

Indonesia merupakan negara yang terletak di garis Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Inilah yang menyebabkan Indonesia termasuk negara yang rawan bencana alam seperti gempa bumi. Jika lempeng samudera atau benua tiba di masa aktivitasnya, maka gempa bisa saja terjadi. Karena itu, bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu, perlu adanya pembekalan mengenai cara menyelamatkan diri saat gempa supaya terhindar dari cedera dan bahaya lainnya.

Risiko tersebut membuat kita sebagai warga Indonesia harus siap kapan pun bencana alam terjadi. Jika gempa bumi terjadi di wilayah anda, berusahalah fokus dalam upaya meyelamatkan diri. Pahami beberapa tips selamatkan diri anda dari gempa:

1. Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Secara Umum

Melansir dari situs BNPB, Jakarta, Kamis, (08/12/2022), ada beberapa tips dasar untuk menyelamatkan diri dari gempa. Cara terbaik untuk menyelamatkan diri ialah dengan metode drop, cover, hold on. Yaitu turunkan posisi tubuh yang lebih rendah, mencari penutup kepala dan leher, dan tetap berlindung di tempat tersebut sampai gempa berhenti.

1. Tundukkan tubuh ke bagian tangan dan lutut sebelum gempa bumi menghantam Anda. Posisi ini dapat melindungi diri dari kemungkinan reruntuhan bangunan dan tetap memungkinkan Anda untuk bergerak.

2. Usahakan cari penutup kepala dan leher (seluruh tubuh Anda jika memungkinkan). Berlindunglah di bawah meja yang kokoh. Jika tidak ada tempat berlindung di dekat Anda, bergeraklah menuju dinding bagian dalam atau di samping furnitur posisi rendah yang tidak akan menimpa Anda. Utamakan tetap melindungi kepala dan leher Anda dengan penutup.

3. Tetap berlindung di tempat sampai guncangan berhenti. Bersiaplah untuk bergerak dari tempat berlindung lain, jika guncangan membuatnya bergeser atau rusak.

2. Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Saat Berada di Dalam Rumah atau Gedung Bertingkat

1. Segera menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, lemari cina, atau furnitur besar lainnya yang bisa jatuh. Perhatikan benda yang jatuh, seperti batu bata dari perapian dan cerobong asap, perlengkapan lampu, hiasan dinding, rak tinggi, dan lemari dengan pintu yang bisa dibuka.

2. Tetap lakukan teknik drop, cover, hold on. Sambil mencari tempat berlindung, merunduklah dan lindungi kepala dan leher Anda.

3. Jika sedang berada di dapur, segera matikan kompor dan tutupi saat terjadi guncangan pertama.

4. Jika sedang di tempat tidur, berlindunglah di bawah ranjang dengan bantal sebagai penutup kepala. Berhati-hatilah dengan pecahan kaca di dekat Anda.

5. Jangan berdiri di depan pintu. Anda bisa berlindung dengan lebih aman di bawah meja. Di rumah modern, ambang pintu tidak lebih kuat dari bagian rumah lainnya.

6. Saat berada di gedung, jangan gunakan lift.

7. Segera menjauh dari jendela, fasad, dan dinding-dinding arsitektur.

3. Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa di Luar Ruangan

Meskipun sudah berada di luar ruangan, anda juga perlu mengetahui cara menyelamatkan diri ketika terjadi gempa. Di luar ruangan juga bisa tidak aman jika Anda berada dekat dengan bangunan tinggi atau tiang. Berikut ini cara menyelamatkan diri saat gempa di luar ruangan, yaitu:

1. Segera menjauh dari gedung, kabel listrik, lubang pembuangan, dan saluran bahan bakar dan gas. Bahaya terbesar dari puing-puing yang berjatuhan berada tepat di luar pintu masuk dan dekat dengan dinding luar bangunan.

2. Pergilah ke area lapangan atau area terbuka yang jauh dari pepohonan, tiang telepon, dan bangunan. Setelah berada di tempat terbuka, merunduklah sambil lindungi kepala dan leher sampai guncangan berhenti.

3. Area di dekat dinding luar sebuah bangunan adalah tempat yang paling berbahaya. Jendela, fasad, dan detail arsitektur sering kali menjadi bagian pertama dari bangunan yang runtuh.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button